Kamis, 31 Mei 2012

Chloe Clover - 8


Chloe hanya bisa menepuk dada dengan keras agar rasa sakit itu pergi. Kenapa sih pesta glamour hari ini jadi pesta kelabu bagi gue? Padahal gue pengen nih hari tuh senang-senang. Kenapa sih lo datang juga ke pesta ini setau gue lo ga kenal sama Tara.
Richard dan wanita itu terlihat sedang asik mengobrol, mereka berdua terlihat bahagia di pesta itu, hal itu tidak sama dengan suasana hati Chloe sekarang. Chloe tidak lagi masuk ke dalam pesta yang berlangsung sangat meriah dengan alunan lagu-lagu R n B. Ia memilih untuk menyendiri di salah satu bangku taman dekat gedung pesta.
Like A G6
“Halo”
“Clo, lo dimana? Dari toilet gak balik-balik lagi. Pestanya seru abis nih uda dimulai dari tadi, kedalam sini cepet”
“Ya udah lo semua nikmatin aja dulu, gue mau sendiri dulu di taman. Gue liat si Richard sama cewek lain.”
“Serius lo! Gue ke sana deh sama Resi. Tunggu gue yah.”
Sambil menunggu teman-temannya Chloe masih mencuri-curi pandang terhadap Richard dengan teman wanitanya. Tanpa sadar ternyata Richard seperti balas menatap Chloe, Chloe terpaku diam tidak tau harus berbuat apa.
***
Perbincangan Richard tampak semakin seru, tetapi Richard merasa seperti ada yang selalu memperhatikan dirinya sejak awal masuk. Ia tidak memperdulikannya dan terus melanjutkan obrolannya dengan sahabat dekatnya Mariana Barnet.
“Eh Mar, ada mantan gue. Ternyata dari tadi dia uda liat gue kayaknya. Uda lama banget gue gak liat dia. Kangen rasanya” ujar Richard dengan nada yang sendu
“Kenapa sih lo ga jujur aja? Pasti mantan lo sekarang duga gue cewek baru lo, gak enak banget gue”
“Gak lah, lo kan temen baik gue. Dia bukan orang yang asal tuduh kok. Gue tau dia. Lo tenang aja yah, lebih baik sekarang kita balik aja gue ga mau liat dia terlalu lama. Itu Cuma bikin perasaan gue sakit.”
“Terserah lo aja deh gue, pokoknya gue gak mau dia anggep gue uda ngerebut lo yah” jawab Mariana sambil mengibaskan rambutnya dengan satu tangan
“Sip!”
***
Akhirnya teman-teman Chloe datang menghampiri Chloe yang sedang duduk sendirian di bangku taman dekat gedung tempat Tara mengadakan pesta. Resi dan Kimi melihat raut wajah Chloe benar-benar kacau, seperti habis terkena angin puting beliung yang baru saja menghantam.
“Clo, sabar yah. Sekarang lo critain aja detailnya gimana?” tanya Kimi sambil mengelus pundak Chloe. “Ia Clo, jangan nagis lagi yah. Mungkin emang dia bukan jodoh lo, kalo jodoh gak bakal kemana kok.” hibur Resi dengan penuh senyuman.
“Iya, gue dr awal mau mulai acara uda ngeliat dia datang sama cewek... Cantik, putih, pokoknya lebih cantik deh. Trus tadi dia ngobrol lama di samping air mancur itu sampai sekarang dia pergi gak tau kemana” crita Chloe dengan terbata-bata karena isak tangis yang masih tersisa.
“Ya udah sekarang kita pulang aja yuk... Lo tenangin diri aja gak usah dipikirin lagi, semua pasti berlalu yang penting lo bisa lupain” saran Resi.
Pesta masih belum berakhir tetapi Chloe bergegas pulang. Tubuhnya lemas dan terasa seperti ada beban berat yang ia tanggung untuk dipikul.
Sesampainya di rumah, Chloe kembali merenung di tempat favorite di kamarnya. Pikirannya terus mengulang kejadian di pesta tadi dan pertanyaan terus menusuk pikirannya. Baru aja udah mulai lupa sedikit demi sedikit tiba-tiba muncul dihadapan gue dengan cewek pula, kenapa Tara bisa undang dia yah...
Kejadian itu menjadi sebuah misteri di dalam pikirannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar