Jumat, 04 November 2011

Kita Harus Mencoba


Umumnya kita mendengar dan membaca berbagai cerita sukses , tentang masa kesuksesan dan lain-lain. Entah mengapa banyak orang tidak gemar bercerita tentang kegagalan dan pengalaman buruk mereka. Sebagian orang menceritakannya bila telah sukses.
Dunia sekarang hanya menyukai yang sukses, dan yang gagal langsung di kucilkan. Kita telah sampai ke peringkat yang menetapkan bahwa “Tidak ada orang yang harus membuat kesalahan” dan orang yang membuat kesalahan pasti menerima hukuman. Tampaknya jika kita bukan nomor satu atau tidak tergolong lima besar, kita di anggap telah gagal. Walaupun mungkin terasa aneh, sejak zaman dahulu manusia sebenarnya hanya belajar dari kesalahan untuk sampai ke tempat mereka berada sekarang ini.
                Tanggapan bahwa orang tidak sukses luar biasa tanpa membuat kesalahan dan mempunyai kelemahan adalah tidak realistis dan mungkin membawa kesan tidak sehat. Kita perlu memahami bahwa kesalahan dan kegagalan adalah perkara biasa, dan semangat lebih sering dialami orang sukses dari pada yang kurang sukses.
                Saya ingin sedikit bercerita pengalaman kecil yang saya alami beberapa minggu lalu. Saya sendiri mencoba ikut mendaftar sebagai Asisten Lepkom di kampus saya. Saya mengajak beberapa teman untuk ikut mendaftar,  ternyata hanya beberapa yang berminat untuk ikut mencoba. Kebanyakan yang tidak berani mencoba memberikan alasan “Tesnya susah, pasti tidak akan di terima”.  Dan ternyata setelah mencoba, saya sendiri gagal. Tetapi saya tidak berkecil hati, dan malah merasa lebih beruntung dari pada teman-teman yang tidak berani mencoba. Karena dari kegagalan itu saya menjadi tahu letak kesalahan yang membuat saya gagal.
Hidup itu adalah suatu petualanan, kita haruslah berani mencobanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar